Loading...

Senin, 05 Desember 2011

METODE FABRIKASI TANKI Pekerjaan : Cleaning, Perbaikan dan Pengecatan Tanki 37-T-104, PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV Cilacap


METODE FABRIKASI TANKI


Pekerjaan : Cleaning, Perbaikan dan Pengecatan Tanki 37-T-104, PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV Cilacap


1.      TUJUAN
Prosedur kerja ini merupakan tata kerja untuk melaksanakan Cleaning, Perbaikan dan Pengecatan Tanki 37-T-104, PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV Cilacap, dan sebagai pedoman kerja bagi yang terkait didalam melaksanakan pekerjaan tersebut diatas.

 PEKERJAAN PERSIAPAN
            Membuat ID Card dan Izin kerja, Membuat Direksi Keet.
            Penyediaan air kerja, Penerangan, Pagar Pengamanan dan Petugas Keamanan, ijin kerja yang diperlukan dalam pekerjaan tersebut serta hal-hal lain yang diperlukan guna kelancaran pekerjaan. Membuat Tempat Penyimpanan Material baik yang terbuka maupun yang tertutup sedemikian rupa sehingga melindungi material tersebut dari kerusakan dan kehilangan.
            Menyediakan Water pas, Theodolit alat ukur untuk keperluan setting out, pengecekan dan keperluan pengukuran-pengukuran lainnya.
            Pengambilan titik Referensi akan ditetapkan oleh Pertamina. Untuk kepentingan pemeriksaan dibuat patok referensi baru didekat lokasi pekerjaan.
            Penetapkan ukuran-ukuran dan sudut siku.
            Melakukan persiapan dan pemeriksaan umum kondisi tanki
            Membuat catatan seperlunya atas kondisi-kondisi yang ditemukan
             
2.      STANDAR DAN CODE YANG DIGUNAKAN ( Engineering Code )
3.1. API  653        (American Petroleum Institute)       : Tank Inspection, Repair, Alternation & Reconstruction
3.3. API  650        (American Petroleum Institute)       : welded steel tank for Oil storage
3.3. API  651        (American Petroleum Institute)       : Cathodic Protection
3.4. API  652        (American Petroleum Institute)       : Lighting of Above ground Petroleum Storage Tank Bottom

3.5. ASTM A283             (American Society for Testing Material)    
3.6. ASME BP V                         : Section V Non Destructive Examination
3.7. ASME BP V                         : Section VIII Rules for Construction of Pressure Vessel
3.8. ASME BP V             : Section IX Qualification Standard for welding & Brazing Procedure welder, Brazers & Welding & Brazers Operator.
3.9. API PUBL 2207       : Preparing Tank Bottom for Hot Work.

3.      PROSEDUR KERJA
FABRIKASI BOTTOM PLAT
Bahan plat baja diukur menjadi bentuk empat persegi panjang dan sudut-sudutnya dibuat siku.
Untuk tanki dengan diameter kecil dan tempat fabrikasi dilapangan besar :
q  Seluruh bottom plat yang telah dipotong, disusun seperti terlihat pada shop drawing. Plat-plat dihubungkan membentuk lap joint dengan menggunakan tack weld sementara.
q  Plat-plat tepi dimarking sehingga susunan bottom plat tersebut membentuk lingkaran tanki seperti terlihat pada shop drawing.
q  Plat-plat yang telah demarking tersebut dipotong menggunakan alat mesin potong.

Untuk tanki diameter besar dan rencana lay out bottom plat simetris :
q  ¼ atau ½ bagian dari lingkaran bottom plat disusun seperti tergambar di shop drawing. Plat-plat dihubungkan membentuk lap join dengan menggunakan tack weld sementara.
q  Plat-plat tepi dimarking sehingga susunan plat bottom tersebut membentuk lingkaran tanki seperti terlihat pada shop drawing.
q  Plat-plat yang telah dimarking tersebut dipotong.
q  ¾ atau ½ bagian sisanya dibuat simetris seperti ¼ atau ½ bagian lingkaran yang telah dipotong.

Untuk tanki dengan diameter besar dan rencana lay out bottom plat yang tidak simetris :
q  Bottom plat yang belum dipotong dikirim kelapangan sebanyak keperluan.
q  Plat-plat tersebut disusun diatas permukaan pondasi sesuai dengan yang diinginkan.
q  Plat-plat tepi dimarking membentuk lingkaran tanki dan dipotong dilapangan.
q   Beberapa yang harus diperhatikan, Panjang lap join antara bottom plat dan bottom plat minimum 40mm.


                                              



                     (a)                                                              (b)

Setelah selesai pemotongan bottom plat tepi, tack weld sementara dilepas.
Setiap lembar bottom plat yang sudah dipotong diberi erection mark untuk memudahkan erection.
Setelah selesai, seluruh bottom plat dicat dan di packing.

FABRIKASI SHELL PLAT
Plat baja dimarking dan dipotong seperti tergambar pada shop drawing. Pemotongan plat harus seragam ukurannya dan sudut-sudutnya harus siku untuk memudahkan erection dilapangan, karena sebelum dipasang, plat-plat akan ditumpuk sehingga akan sulit untuk mencari plat-plat tersebut jika ukurannya berbeda-beda.
Hasil pemotongan plat diperiksa sudut-sudutnya apakah siku atau tidak dan diukur toleransinya dengan merentangkan seutas benang seperti gambar berikut.


 



               


                                                                                
Ukuran
Tolerasi
Lebar           : a, b, c
± 2,0 mm
Panjang        : d, e
± 2.5 mm
Diagonal       : f, g
± 4.0 mm




Pada bagian shell plat berdiri tegak :
Bagian atas shell plat dibiarkan rata sedangkan bagian bawah dipotong menjadi single bevel untuk tempat sambungan horizontal, bagian kiri dan kanannya dipotong menjadi single bevel untuk tempat sambungan vertical.
Pemotongan ini dilakukan dengan menggunakan automatic gas cutting machine atau bevelling machine.








Sambungan Horizontal

 

Sambungan Vertical

 
 










Dibuat suatu ukuran dengan panjang 6,09 M (20’) dan di rol sehingga membentuk lengkung yang sesuai dengan diameter lingkaran.


 


                                                Plate 8,6 mm                                1,52 (5’)
                                                   






 
                                                     
                                                      6,09 (20’)


Shell Plat yang telah dipotong, dirol dengan menggunakan rolling machine.
Seluruh plat yang dirol, diperiksa kelengkungannya dengan menggunakan mal seperti gambar berikut :






 






Toleransi max. 4 mm ditepi kanan dan di tepi kiri  dari mal atau max. 4 mm ditepi dalam shell plat.  Setelah selesai, seluruh shell plat diberikan erection mark (tanda-tanda dan nomor-nomor) Seluruh shell plate di cat dan dipacking untuk dikirim ke lapangan.

FABRIKASI  TOP ANGLE & RANGKA ATAP  & ROOF PLAT.
Roll Top Angle dengan radius yang sama dengan Radius Shell Plat.
Fabrikasi rafter dan Roof Plat sesuai dengan ukuran gambar
Setting Rafter & Roof Plat untuk pengecekan dimensi, cukup 1/2 bagian saja.


 






FABRIKASI NOZZLE DAN ACCESORIES
Untuk nozzle dan accessories di fabrikasi sesuai shop drawing.
Cek dimensi dan laporan pengecekannya.
             

Disiapkan Oleh,
PT. JASA KITA BERSAMA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar