Loading...

Senin, 05 Desember 2011

METODE PEKERJAAN SANDBLASTING DAN PENGECATAN TANKI


METODE PEKERJAAN SANDBLASTING

DAN PENGECATAN TANKI


Pekerjaan : Cleaning, Perbaikan dan Pengecatan Tanki 37-T-104, PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV Cilacap


A.        Pekerjaan persiapan

1.         Pengurusan ijin-ijin kerja dan ID Card.
2.         Pengadaan tenaga kerja specialist sandblast & painting.
3.         Pengadaan peralatan safety ( Apar, Slang pemadam, dan lain-lain).
4.          Koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dalam pekerjaan tersebut.
5.         Pengadaan material pasir silica ex Bangka atau setara.
6.         Pengadaan peralatan kerja; Air compressor min 390 Cfm, Slang, Pot, Nozzle, Gun spray, Lory dan lain-lain.
7.         Pengadaan support untuk menyangga plate dan untuk dukan plate dan Pipa & Fitting yang akan disandblasting.
8.         Menyiapkan bangunan tertutup minimal 10 x 15 M’ untuk pekerjaan sandblasting & primer.
9.         Menyiapkan alat-alat untuk mengukur ketebalan cat dan alat untuk mengecek permukaan plate yang sudah di sandblasting dan alat suhu udara untuk mengetahui kelembaban udara termasuk PPE/APD untuk personel yang akan melakukan pekerjaan tersebut.
10.     Pengadaan material Cat product Penta prima
10.1.  Pengadaan material Cat meni / primer  dan pengadaan material thinner sesuai dengan kebutuhan.
10.2.  Pengadaan material cat second coat procuct Penta Prima sesuai kebutuhan.
10.3.  Pengadaan material cat finish coat procuct Penta Prima sesuai kebutuhan.
11.     Pemasangan rambu-rambu keselamatan kerja.
12.     Bekas-bekas tack-tackan / percikan las harus dibersihkan.

B.        Pekerjaan Sadblasting & Primer

1.      Material plate / pipa dibersihkan dari kotoran yang menempel pada material tersebut.
2.      Plate atau pipa ditempatkan pada support / penyangga yang sudah disiapkan.
3.      Mengisi pasir silica kedalam pot / tabung maximum 80%, hal ini untuk menghindari tumpahnya pasir keluar pot / tabung.
4.      Bila semua sudah siap dan sudah tersedia maka Air compressor dihidupkan dan dilakukan pekerjaan sandblast dengan melakukan penekanan pasir silica dengan melalui nozzle kea rah material plate / pipa yang akan disandblast.
5.      Selama pekerjaan sandblasting, harus ada 1 orang yang memonitor kondisi pasir silica yang ada didalam pot dan bila volume pasir silica didalam pot sudah mencapai ambang batas minimal 40%, maka pasir silica segera diisi kembali dan ini berlanjut seterusnya sampai dengan pekerjaan sandblast berhenti. Plate / pipa yang di sandblast harus mencapai degree of cleaning minimal Sa.2. 
6.      Permukaan plate / pipa yang disandblast harus selesai dalam satu permukaan atau satu bidang. Contoh : Bidang plate 6’ x 20’ harus dikerjakan semua sampai selesai dengan uk. 6’ x 20’. 
7.      Bila sisi bidang yang satu (dalam) sudah selesai maka selanjutnya pada sisi bidang sebaliknya (luar). Pelaksanaan sandblast pada bidang luar sama dengan pelaksanaan sandblast pada bidang bagian dalam.
8.      Bilamana 2 (dua) bidang ( sisi dalam dan sisi luar ) sudah selesai disandblasting dan sudah mencapai minimal Sa.2,5 maka dilakukan pembersihan permukaan / bidang dengan menggunakan udara bertekanan / menggunakan Air compressor, hal ini untuk menghilangkan debu-debu yang melekat pada material tersebut.
9.      Selanjutnya menyiapkan material cat product Penta Prima dan thinner berikut peralatan cat antara lain Tabung, Air spray, Slang, Mixer dan lain-lain.
10.   Pelaksanaan pekerjaan pengecatan mengikuti prosedur / standar yang diberikan dari pabrik Cat product Penta Prima.

11.   Pada pelaksanaan pengecatan primer, jarak Gun dan material plate / pipa yang akan dicat ± 60 cm dan pada pengecatan primer yaitu setiap lapisan cat dalam keadaan kering harus mencapai tebal 1,6 mils atau 40 micron. Pelaksnaaan pengecatan primer dilakukan pada siang hari dengan suhu sekitar 30° - 50° C.
12.   Setelah pengecatan primer selesai maka semua peralatan dimatikan.
13.   Bidang permukaan yang sudah dicat, sebelum kering tidak boleh terkena / tersentuh pekerjan lain apapun terkecuali jika perlu adanya perbaikan primer pada bidang yang tidak sempurna.
14.   Pelaksanaan pengecatan primer dikerjakan baik didalam bengunan atau diluar bangunan.
15.   Bila cat primer sudah kering maka dilakukan pengecekan ketebalan cat dengan menggunakan alat ukur ( Coating Thickness Gauge ). Pengecakan ketebalan pada 1 lembar plate / pipa dilakukan di 3 (tiga) tempat dan dibuatkan catatan untuk dimasukkan dalam laporan.       
16.    Plate / pipa yang sudah diprimer dan yang sudah kering minimal 36 jam, maka material plate /pipa tersebut sudah dapat dipacking atau diletakkan didalam skid yang sudah disiapkan. 

C.        Pekerjaan Pengecatan kedua  ( Second coat  )

1.        Pemasangan steger / perancah.
2.        Semua plate / pipa yang sudah dipasang / erection akan mengalami kerusakan pada bagian yang terkena pengetackan & pengelasan. Pada bidang-bidang yang mengalami kerusakan tersebut nantinya dilakukan pembersihan dengan cara menggunakan Power brush dan bila sudah benar-banar bersih maka dilakukan pengecatan primer / tough cup dengan material cat product Penta Prima menggunakan roll paint Ø 1” – 100 mm dengan ketebalan minimal 50 micron, hal ini dilakukan pada bagian-bagian yang lain yang mengalami kerusakan pada primer.
3.        Bilamana semua permukaan bidang sudah dilakukan primer & tough cup dengan material tersebut, maka permukaan bidang tersebut sudah dapat dilakukan pengecatan kedua / second coat dengan menggunakan material cat product Penta Prima kedua. Pelaksanaan pengecatan kedua menggunakan roll paint Ø 1” – 100 mm atau spray, pengecatan dilakukan dimulai dari atas kebawah.
4.        Jika pengecatan kedua sudah selesai, maka ditunggu untuk proses pengeringan minimal 36 jam untuk melakukan pengecatan berikutnya (ketiga).

D.        Pekerjaan Pengecatan ketiga ( Finish coat )

1.         Bidang yang akan dicat harus diampelas terlebih dahulu dengan ampelas besi No.1/2 atau No. 1 (ampelas sedang) untuk menghilangkan kotoran-kotoran dan bintik-bintik yang melekat pada bidang tersebut dan permukaan bidang tersebut menjadi kasar, hal ini agar cat dapat homogeny dengan yang lama.
2.         Setelah semua atau sebagian sudah diampelas kemudian dibersihkan dengan kain majun.
3.         Selanjutnya dilakukan pekerjaan pengecatan ketiga ( Finish coat ) dengan cat product Penta Prima. Pelaksanaan pengecatan ketiga (finish coat) menggunakan roll paint Ø 1” – 100 mm dengan cara di roll atau dengan spray. Metode pelaksanaan pengecatan sama seperti pada pengecatan kedua, dimulai dari atas kebawah.
Pembongkaran steger / perancah dan cleaning area kerja.

1 komentar: